Sumber gambar: www.usahainvestasi.com
Catatan ini saya buat pasca mengikuti seminar yang diadakan di kantor. Simak yuuuuukkkk...
Salam ukhuwah fillah, saudaraku…..
Kesuksesan ( Success ) adalah sebuah goal yang tentunya diidam-idamkan
semua orang yang tinggal di muka bumi ini. Apa ada orang yang menginginkan
kegagalan dalam hidupnya? Orang
yang menginginkan hidupnya selalu menderita tanpa pernah merasakaan
kebahagiaan? Tentunya tidak. Orang yang masih menganggur tentunya ingin segera
mendapatkan pekerjaan. Seorang penjual roti keliling tentunya juga ingin suatu
saat bisa membuka usaha toko rotinya sendiri. Bahkan anak-anak SD ketika
ditanya gurunya tentang cita-citanya, banyak yang menjawab ingin menjadi
dokter, guru, pengusaha, pilot, dan sebagainya. Mereka berharap dengan profesi
impiannya itu mereka bisa menjadi orang yang sukses. Begitu halnya dengan Anda.
Apapun profesi Anda saat ini, Apapun posisi Anda dalam lingkungan kerja Anda
saat ini, tentunya Anda mengharapkan sesuatu yang lebih dari apa yang Anda
dapatkan sekarang. Jika saat ini Anda menjadi seorang staff di perusahaan,
pasti Anda juga ingin bisa dipromosikan menjadi supervisor, lalu menjadi
manajer, bahkan kemudian menjadi direktur. Maka dari itu Anda melakukan segala
cara untuk mendapatkannya. Dengan bekerja keras, berusaha untuk berprestasi
dalam pekerjaan dengan harapan promosi akan segera menghampiri. Itu wajar,
karena memang Tuhan menakdirkan manusia menjadi makhluk yang tidak pernah
merasa puas. Bahkan dalam sebuah hadist juga disebutkan,”bekerjalah kamu seakan-akan kamu
hidup untuk selama-lamanya.” Islam mengajarkan kita untuk bergerak
meraih kesuksesan, bukan hanya diam dengan mengharap ada ’durian runtuh’ secara
tiba-tiba. Tapi apakah Anda benar-benar tahu apa yang dimaksud kesuksesan itu?
Jika Anda tanya pada
mahasiswa jurusan kedokteran mengenai apa itu kesuksesan, pasti mereka akan
menjawab sukses itu saat mereka berhasil menjadi seorang dokter. Lain halnya
jika kalian tanya pada seorang guru. Mungkin kesuksesan bagi mereka adalah
ketika mereka mampu mengantarkan murid-muridnya berhasil lulus dalam ujian.
Itulah makna dari kata ’sukses’. Masing-masing individu punya definisi sendiri
dalam mengartikan sebuah kata ’sukses’. Karena memang masing-masing individu
mempunyai mimpi dan keinginan yang berbeda-beda. Sukses adalah ketika kita
berhasil meraih apa yang kita impikan dan kita inginkan. Lalu bagaimana dengan
Anda? Apa keinginan Anda sekarang? Apa yang sudah Anda lakukan untuk impian
Anda itu? Sudah seberapa jauh jalan yang Anda tempuh untuk mencapai kesuksesan?
Semoga apapun yang Anda inginkan, Anda tidak akan bingung ataupun ragu untuk
memulai langkah hingga sampai pada puncak kesuksesan, dimana semua keingina
bisa Anda raih.
Saat ini cukup mudah
untuk mendapatkan pemahaman sukses yang hakiki dan bagaimana kiat-kiat
meraihnya. Hampir di setiap kota dan setiap waktu banyak diselenggarakan
seminar-seminar yang didalamnya membahas semuanya. Bahkan jika Anda tidak punya
cukup waktu untuk menghadiri acara-acara seperti itu, Anda tidak perlu
khawatir. Sekarang banyak motivator yang membagikan motivasinya melalui media
cetak, baik surat kabar, majalah, bahkan buku-buku motivator yang di dalamnya
terdapat kiat-kiat meraih kesuksesan dan kisah-kisah orang sukses yang bisa
kita ambil ibrahnya. Anda yang
terlalu sibuk bisa mempelajari semua dengan membaca buku-buku motivator dimana
pun dan kapan pun. Jadi, tidak alasan jika Anda gagal karena Anda tidak tahu
bagaimana cara ntuk mencapai kesuksesan. Terlebih lagi jika Anda gagal karena
Anda tidak tahu apa yang Anda inginkan sekarang.
Baiklah, saya yakin saat ini pasti Anda sudah membuat target-target yang
ingin Anda capai dalam kehidupan ini. Tentunya juga Anda menginginkan Anda bisa sukses meraih kesemuanya itu.
Sehingga Anda sampai pada tujuan akhir yang diidam-idamkan banyak orang, yaitu
kebahagiaan fii dunya wal akhirah, fii
amanillah. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa sukses meraih
target-target yang sudah kita gantungkan itu? Banyak orang beranggapan kita
harus bekerja keras ( hardwork ) untuk bisa sukses.
Sebagian dari mereka juga meyakini bahwa berpikir cerdas ( smart ) juga berpengaruh. Lalu kita juga mendengar kita harus mempunyai
jiwa kepemimpinan ( leadership ) dalam
bekerja. Atau juga kita harus mencintai pekerjaan kita agar kesuksesan bisa
dengan mudah kita raih ( love ). Bahkah ada juga yang
meyakini bahwa sukses tergantung pada keberuntungan seseorang ( lucky
). Bagaimana menurut Anda? Apa dengan kerja keras saja Anda bisa meraih
kesuksesan? Apa dengan berpikir cerdas kita bisa menemukan dengan mudah
kesuksesan? Apa mungkin dengan memiliki kepemimpinan atau pun cinta kesuksesan akan
menghampiri kita? Atau mungkin Anda meyakini bahwa kesuksesan yang Anda raih
adalah sebuah keberuntungan yang datang dengan sendirinya? Mari kita sama-sama
mencari jawabannya. Anggaplah:
A=1 H=8 O=15 V=22
B=2 I=9 P=16 W=23
C=3 J=10 Q=17 X=24
D=4 K=11 R=18 Y=25
E=5 L=12 S=19 Z=26
F=6 M=13 T=20
G=7 N=14 U=21
Maka kita akan
tahu bahwa: H+A+R+D+W+O+R+K=8+1+18+4+23+15+18+11=98%.
Apa yang dapat kita
simpulkan dari matematika kehidupan itu? Kita dapat menyimpulkan bahwa dengan
bekerja bekerja keras saja, kita tidak bisa mencapai kesuksesan yang 100%. Lalu
bagaimana dengan berpikir cerdas ( SMART )?
S+M+A+R+T=19+13+1+18+20=71%
Itu artinya dengan berpikir cerdas saja, hanya 71% kesuksesan yang bisa
kita raih. Lalu apa yang bisa menghantarkan kita untuk mencapai kesuksesan
100%? Dengan kepemimpinan ( leadership )?
L+E+A+D+E+R+S+H+I+P=12+5+1+4+5+18+19+8+9+16=97%
Dengan mencintai pekerjaan kita ( LOVE )?
L+O+V+E=12+15+22+5=54%
Atau mungkin kesuksesan itu bisa
kita peroleh karena faktor keberuntungan ( lucky )?
L+U+C+K+Y=12+21+3+11+25=72%
Ternyata dengan kerja
keras, berpikir cerdas, leadership, mencintai pekerjaan, dan juga keberuntungan
tidak bisa menghantarkan kita kepada kesuksesan yang 100%. Lalu dengan apa kita
bisa mencapai kesuksesan yang 100%?
Anda pasti sudah
pernah mendengar istilah pendidikan karakter bukan? Banyak karyawan yang ditugasi
perusahaanya untuk mengikuti pendidikan tersebut sebelum dipromosikan oleh
atasannya. Saya yakin mereka semua adalah pekerja keras, orang yang cerdas,
mempunyai jiwa kepemimpinan, dan orang yang mencintai pekerjaannya. Buktinya ia
dipercayakan oleh atasannya untuk bisa dipromosikan. Tapi semua itu tidaklah
cukup jika karyawan tersebut berkarakter negatif dan mempunyai kebiasaan yang
buruk. Karakter tersebut akan menentukan sikapnya kelak dalam memimpin,
mengarahkan bawahannya, dan akan mempengaruhi tercapainya target yang sudah
ditetapkan perusahaan. Jadi, sikap/perilaku/kebiasaan ( attitude ) sangat
mempengaruhi kesuksesan seseorang. Lalu apa dengan attitude kita bisa
memperoleh kesuksesan yang 100%? Coba sekarang kita masukkan kata attitude
ini dalam matematika kehidupan:
A+T+T+I+T+U+D+E=1+20+20+9+20+21+4+5=100%
Hasilnya luar biasa!
Sekarang Anda sudah menemukan kunci yang akan bisa mengantarkan Anda ke depan
pintu Kesuksesan yang Sebenarnya.
Sekarang, ambillah
cermin. Letakkan dihadapan kita. Mari kita sama-sama bercermin. Apakah sikap
kita selama ini telah mencerminkan usaha kita untuk meraih kesuksesan? Atau
mungkin selama ini kita hanya berangan-angan kosong? Stop! Bangunlah kawan!
Kita menginginkan kesuksesan dalam dunia yang nyata, bukan dalam mimpi.
Bangkitlah! Jangan biarkan kemalasan ’menina bobokan’ kesuksesanmu.
Bangunlah lebih awal dari biasanya, karena itu adalah kebiasaan dari
orang-orang sukses. Mulai detik ini, marilah kita berkomitmen mengubah sikap
dan kebiasaan kita menjadi orang yang sukses. Ubah sikap dan kebiasaan kita dalam
bersosialisasi, baik dengan rekan kerja kita, atasan kita, waktu kita, dan yang
tidak kalah penting, benahi hubungan kita dengan Sang Pemberi Kesuksesan, Allah Azza Wajalla. Ingatlah! Allah
telah berjanji dalam surat Ar-Ra’d yang bunyinya, ”Sesungguhnya Allah tidak akan
mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri
mereka sendiri.”
Semoga bermanfaat....

Komentar
Posting Komentar